BUGISAN RW 05


Aktivasi sanggar seni RW


Sanggar Seni Budaya RW 05 Patangpuluhan

Ruang Ekspresi, Pelestarian Tradisi, dan Kreativitas Warga

Sanggar Seni Budaya RW 05 Patangpuluhan merupakan pusat kegiatan seni yang tumbuh dari inisiatif warga. Di sanggar-sanggar ini, masyarakat belajar, berlatih, dan berkarya sambil menjaga tradisi budaya Jawa yang menjadi identitas Kampung Wisata Patangpuluhan.

Peran Sanggar Seni di RW 05

  • Melestarikan Seni Tradisional
    Latihan rutin karawitan, tari Jawa, kethoprak, dan seni pertunjukan lainnya dilakukan oleh anak-anak, remaja, hingga dewasa.
  • Mendorong Kreativitas Anak Muda
    Sanggar menjadi ruang aman dan produktif bagi generasi muda untuk berkarya melalui musik, teater, serta seni modern.
  • Ruang Edukasi dan Kolaborasi Warga
    Sanggar aktif mengadakan workshop, kegiatan sosial, hingga pelatihan yang melibatkan PKK, Karang Taruna, dan komunitas UMKM.
  • Penggerak Kampung Wisata
    Pertunjukan seni yang digelar secara berkala menjadi daya tarik wisata dan memperkuat karakter budaya wilayah.

Integrasi Seni & Lingkungan

Sanggar seni di RW 05 juga berperan dalam kampanye budaya hijau, melalui:

  • Edukasi lingkungan berbasis seni
  • Pertunjukan bertema kelestarian alam & perubahan iklim
  • Pelatihan kerajinan berbahan daur ulang
  • Gerakan Green Art bersama pemuda dan warga

Pendekatan ini menjadi ciri khas Kampung Wisata Patangpuluhan dalam mendukung program ProKlim (Program Kampung Iklim).


Sanggar-Sanggar Aktif di RW 05

(Beberapa contoh, bisa disesuaikan)

  • Sanggar Karawitan
  • Sanggar Tari
  • Sanggar Kethoprak
  • Komunitas Musik & Akustik
  • Rumah Kreatif Pemuda
  • Sanggar Kerajinan Daur Ulang UMKM

Komitmen Sanggar

Sanggar Seni RW 05 terus berkembang sebagai ruang inklusif yang menghidupkan budaya, memperkuat kreativitas warga, serta mendukung lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.